KRISIS LAGU ANAK-ANAK: LAGUKU BUKAN LAGI DUNIAKU (REALITA MUSIK ANAK INDONESIA)

Dunia anak???
jika setiap orang ditanya dunia anak-anak itu seperti apa maka kebanyakan orang pasti akan menjawab dunia anak adalah bermain. Dunia anak-anak berisikan hal-hal yang menyenangkan, penuh dengan hiburan, dan bernyanyi.
Bermain dan bernyanyi tidak dapat dipisahkan dari dunia anak-anak. Anak dapat bermain sambil bernyanyi untuk menunjukkan perasaan bahagia mereka. Bernyanyi sangatlah penting bagi anak-anak. Dengan bernyanyi anak dapat meningkatkan semangat mereka dalam belajar, contohnya ketika guru TK ingin menarik perhatian murid mereka maka guru tersebut akan menggabungkan belajar dengan bernyanyi. Bernyanyi juga dapat mendekatkan hubungan antara orang tua-anak, anak dengan teman sebaya dan anak dengan guru.
Ketika kita mengetahui bagaimana pentingnya peran bernyanyi dalam perkembangan anak-anak. maka jenis lagu dan isi lagu sangatlah penting juga. Pada jenis lagu yang dapat digunakan anak-anak, maka tentulah lagu yang bergenre anak-anak dengan isi atau content dari lagu juga mencerminkan dunia anak-anak. Seperti yang kita ketahui banyak lagu anak-anak yang ceria, sederhana, dan sarat nilai yang berguna bagi perkembangan anak serta berguna dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak bangsa, seperti lagu ambilkan bulan bu, bangun tidur, kasih ibu, lihat kebunku, satu-satu, si kancil, pelangi, nenek moyang dll.
Sehingga kita harusnya juga mengetahui bahwa betapa pentingnya musik bagi dunia anak-anak. Dengan musik anak dapat menghilangkan kelelahan, kecemasan, dan ketegangan yang dialami anak-anak; dengan musik anak dapat meningkatkan konsentrasi mereka dalam belajar; dengan musik anak dapat memperdalam hubungan persahabatan dengan teman sebaya; dengan musik anak dapat menciptakan kreativitas; dan dengan musik pula anak dapat memperkuat karakter dan perilaku positif mereka.
Bagaimana realita musik anak Indonesia sekarang???
Anak-anak Indonesia banyak menyanyikan lagu iwak peyek??? atau bahkan hafal lagunya Justin Bieber??? Fenomena tersebut bukanlah hal yang aneh lagi di masyarakat. Memang itulah realita yang dialami anak-anak saat ini. Sering kita temui di lingkungan sekitar kita banyak anak kecil yang menyayikan dan menyukai lagu-lagu orang dewasa. Padahal kita mengetahui lagu-lagu itu bukanlah lagu yang layak dan tepat dinyanyikan oleh anak-anak.
Bagaimana lagu tersebut bisa tidak tepat atau bahkan tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak jika pada lagu tersebut berisikan putus cinta, selingkuh, cemburu, galau, dll. Padahal seperti yang kita ketahui dunia anak-anak tidak bisa dilepaskan dari bermain dan bernyanyi. Maka lagu-lagu yang baik dan tepat bagi anak-anak pun sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak-anak.
Bagaimana jika anak-anak terus mengkonsumsi lagu-lagu dewasa???
Dampak dari fenomena tersebut sudah dapat kita rasakan saat ini, dimana sekarang banyak anak kecil seperti anak SD yang sudah pacaran, dan bahkan punya pacar lebih dari satu karena terinspirasi dari sebuah lagu. Jika terjadi hal seperti itu apakah perkembangan anak secara emosional dan psikis dapat dikatakan baik???
Maka jawabannya adalah TIDAK. Dewasa sebelum umurnya akibat sebuah lagu merupakan salah satu dampak dari konsumsi lagu dewasa pada anak-anak, dampak yang lainnya juga meliputi menurunnya moral dan karakter anak-anak pada umumnya.
Maraknya lagu dewasa dan sedikitnya perkembangan lagu anak-anak di Indonesia inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa anak-anak lebih menyukai lagu-lagu dewasa. Kita ketahui bahwa banyak sekali acara-acara musik di televisi yang menayangkan lagu-lagu dewasa, tetapi hanya sedikit yang mengeksplor lagu-lagu anak-anak. Maka tidak heran jika memang anak-anak suka menyanyikan lagu-lagu dewasa. Mengamati dan meniru itulah anak-anak. Jadi tidak salah jika anak-anak sering menyanyikan lagu-lagu dewasa jika mereka memang sering mendengarkan lagu-lagu tersebut.
Maka bagaimana untuk menanggulangi hal tersebut???
Peran orang tua dalam hal ini sangatlah penting dalam hal ini, karena tugas orang tualah yang memfilter apa saja yang masuk atau dikonsumsi oleh anak-anak. oleh karena itu maka orang tua harus aktif mengenalkan lagu anak-anak kembali ke dunia mereka. Buat anak-anak suka menyanyikan lagu anak-anak dari pada lagu-lagu dewasa. itulah yang harus dicapai oleh orang tua, sulit memang jika anak-anak sudah terlanjur terkontaminasi lagu dewasa tapi hal itu bukanlah mustahil jika orang tua bisa memaksimalkan perannya dalam mengenalkan lagu-lagu anak kembali.
Peran industry musik pun juga penting dalah hal ini, sehingga tugas dari industry musik Indonesia adalah mengembangkan kembali lagu anak-anak yang ceria, sederhana dan sarat nilai.
Sehingga untuk menanggulai permasalahan yang menimpa anak-anak dan musik anak Indonesia. Maka tugas kita bersama baik anak, kaum pemuda, orang tua, industry musik, untuk mengembalikan dunia anak ke lagu anak-anak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s